Pondok pesantren ini diresmikan pada tanggal 4 Sya’ban 1414 H/ 16 Januari 1944 M, oleh para Alim Ulama, diantaranya adalah mantan presiden RI ke 4 Bapak KH. Abdurrahman Wahid, KH. Syamsuri Badawi dan KH. Zayadi Muhajir serta beberapa tokoh masyarakat disekitar Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur. Pondok Pesantren ini dibawah naungan Yayasan Al-Kenaniyah merupakan yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah islamiyah. Bermula Yayasan ini mendirikan Madrasah Ibtidaiyah yang bernama Al-Khairat pada tahun 1977 M, dan pada tahun berikutnya tepatnya tanggal 27 Januari 1981 melakukan pengembangan dengan ditandai dibukanya tingkat menengah pertama atau Madrasah Tsanawiyah dan Taman Kanak-Kanak.
| Setelah berjalan kurang lebih enam tahun lamanya, pada tanggal 26 Juli 1984, didirikanlah sebuah Yayasan Al-Kenaniyah sekaligus melakukan perubahan nama Yayasan, yang semula Madrasah itu bernama Al-Khairat menjadi Madrasah Al-Kenaniyah, karena berada dalam naungan Yayasan Al-Kenaniyah, sekaligus untuk mengenang jasa dan perjuangan kakek tercinta Al Marhum H.Kenan, perkembangan sejak berdirinya sampai sekarang mengalami banyak perkembangan dan kemajuan. Pada awal mulanya santri Al-Kenaniyah hanyalah dari anak-anak para penduduk disekitarnya sekitar 6 santri. Namun pada tahun 1996 jumlah santri bertambah menjadi 8 orang santri. kemudian pada tahun berikunya menjadi 50 santri.Yayasan Pendidikan Islam Al Kenaniyah mempunyai beberapa unit pendidikan, diawali dari Taman Kanak-kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS), dan Madrasah Aliyah (MA), serta pondok pesantren putri Al Kenaniyah, serta majlis ta’lim Saat ini seluruh siswa yayasan pendidikan Islam Al Kenaniyah mencapai kurang lebih 700 siswa, sedangkan santri putri hanya mencapai 120 santri. Pada awal mulanya santri Al-Kenaniyah hanyalah dari anak-anak para penduduk disekitarnya sekitar 6 santri. Namun pada tahun 1996 jumlah santri bertambah menjadi 8 orang santri. kemudian pada tahun berikunya menjadi 50 santri. Pada tahun 2000 santrinya berjumlah 90 santri dan kini tahun 2007 jumlah santri telah mencapai kurang lebih 120 santri, Pesantren ini tidak memprioritaskan kwantitas, tetapi lebih menekankan pada kualitas santri yang dapat membaca persoalan umat dimasa yang akan datang. Kegiatan santri di pondok pesantren Al Kenaniyah sudah terjadwal dengan teratur, para santri mendapatkan pelajaran baik umum maupun agama, pada pagi hari para santri menjalankan pendidikan di lembaga formal baik MTS maupun Aliyah dan pada sore hari dan malam hari memperoleh pendidikan dari pesantren yaitu mengkaji kitab-kitab salaf. Sehingga diharapkan santri al kenaniyah mempunyai bekal duniawi dan ukhrowi. Kegiatan santri diawali dari jam 03.30 subuh sampai dengan 22.00 malamPondok pesantren Al-Kenaniyah terletak dijalan perintis kemerdekaan Pulo Nagka Barat I/14, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Telp 4756606-4787752-98522627 Pulo Nangka adalah sebuah kampung kecil ditengah-tengah kota Jakarta yang heterogen penduduknya. Penduduk aslinya adalah suku Betawi yang berpenghasilan diatas rata-rata. Kampung Pulo Nangka banyak terpengaruh dan dipengaruhi oleh penduduk pendatang karena letaknya yang sangat strategis, berada di tengah-tengah kota Jakarta Maka dengan adanya lembaga pendidikan Pesantren A-Kenaniyah sangatlah membantu dalam memfilter pengaruh-pengaruh yang datang dari luar. Masyarakat sekitarnya mendapat siraman rohani dengan diadakannya pengajian yang dilaksanakan pada tiap hari Rabu, Minggu dan Rabu pagi oleh Pesantren bekerjasama dengan Dewan Kesejahteraan Masjid An Nur di lingkungan Pesantren. Sedangkan fungsi Pesantren sebagai lembaga social dan sarana dakwah bagi masyarakat, dapat memberikan semangat dan kesadaran yang tinggi dalam menjalankan perintah agama. |



















